Breaking News

Situs Yakuza Terlengkap?

Ilustrasi Yakuza. [grind365 via tempo]

Seorang wartawan Indonesia membuat situs soal sindikat kejahatan Jepang, Yakuza. Situs yakuza terlengkap dalam Bahasa Indonesia?

Pengalaman lebih dari 20 tahun berkecimpung di dalam kewartawanan di Jepang, membuat Richard Susilo, malang melintang dengan berbagai sumber. Mulai dari bawah, sampai ke tingkatan Perdana Menteri Jepang. Salah satu yang cukup ditekuninya adalah sindikat kejahatan Jepang, Yakuza, yang juga menarik perhatian banyak pihak.

“Saya menekuni Yakuza sebagai bahan studi, bahan pelajaran, ibaratnya seseorang ingin mencapai gelar pendidikan membuat skripsi khusus, itulah yang saya lakukan. Satu fenomena menarik bagi saya di tengah budaya Jepang yang sangat halus, indah dan hormat satu sama lain. Tetapi dunia Yakuza pun juga bagian dari sejarah dan budaya Jepang, tidak bisa kita menutup mata keberadaan mereka di dalam kehidupan sehari-hari di Jepang,” paparnya kepada pers Senin sore ini, 31 Desember 2012.

Untuk itulah wartawan ini membuat satu situs khusus, http://yakuza.in agar semua anggota masyarakat Indonesia bisa mengetahui lebih dalam lagi mengenai Yakuza, “Kalau kita tahu bukan malah takut kepada Yakuza, atau ingin bergabung kepada kelompok ini, tetapi kita bisa pelajari dan mungkin bisa kita bandingkan dengan kelompok preman yang ada di Indonesia, apakah sama, bagaimana mengantisipasi mereka, dan sebagainya.”

Richard melihat perlunya semua orang melihat situs ini dari kaca mata positif, memberikan satu ilmu setidaknya informasi bagi kita semua, agar dapat mengantisipasi hal-hal terburuk sekali pun.

“Sama seperti dalam pertandingan apa pun, katakanlah tinju. Kalau kita tak pelajari kepintaran lawan, mungkin jab kanannya kuat dan cepat sekali, dan sebagainya, maka kita akan ke hantam lawan dan segera KO. Tapi kalau kita pelajari semuanya mengenai lawan, maka kita bisa bertanding dengan baik menghadapi lawan kita,” tekannya lagi.

Begitu pula mengenai Yakuza, Richard berharap dengan mempelajari segala hal mengenai Yakuza, kita dapat mengantisipasi segala hal yang terkait dengan sindikat kejahatan Yakuza ini.

Lebih menarik lagi, Yakuza memang sudah masuk di Indonesia dan kita perlu mengetahui lebih baik lagi, bagaimana mengenali mereka, ciri mereka, apa yang mereka kehendaki dan sebagainya.

Sama seperti cerita tinjunya, apabila kita bisa mengetahui mereka dengan baik, maka kita bisa melawan setidaknya mengantisipasi semua hal mengenai Yakuza di Indonesia agar kita terperangkap ke dalam lingkarannya, paparnya lebih lanjut.

Situs Yakuza ini dipersiapkan Richard selama tiga bulan dan berisi semua berita serta tulisan serta data mengenai Yakuza di Jepang. Sumber data dan informasinya antara lain dari kepolisian Jepang dan berbagai sumber lain.

Menurut Richard, informasi yang disajikannya semua bukan isapan jempol, bukan karangan fiksi bukan khayalan tetapi kenyataan yang ada di Jepang dalam sejarahnya hingga saat ini. "Semua isi yang dipaparkan di sini bukanlah karangan hayalan belaka tetapi kenyataan yang ada sebenarnya, terjadi di Jepang. Sebuah kumpulan berita termasuk hasil wawancara di lapangan dengan berbagai pihak," kata Richard di situsnya. "Tentu saja tidak sedikit yang perlu disembunyikan karena menyangkut privacy seseorang atau sumber berita yang sangat berharga dan sensitif," tambah dia.

Ia juga menyebut, foto-foto yang ada di situsnya itu beberapa hasil jepretannya. "Tetapi banyak yang diperoleh dari website terbuka, dari berbagai media massa Jepang, baik koran, web, majalah, dll, juga dari kepolisian Jepang, dari buku Anton Kusters, dari buku Robert Whiting, Jake Adelstein, dari buku beberapa penulis yakuza Jepang lain, dan berbagai sumber lain yang penulis dapatkan dari hasil riset, wawancara di lapangan dan internet," kata Richard.

Semua akses dapat dilakukan gratis pada situs Yakuza tersebut, meskipun perlu pendaftaran dan pendataan para pengakses untuk pendataan. Tentang data ini, Richard berjanji akan menyimpannya dengan baik dan akan dirahasiakan. “Mungkin akan sedikit ribet. Tapi saya mohon pengertiannya untuk pendaftaran dulu sebelum bisa mengakses membaca lebih lanjut dan sangat diharapkan data pengakses benar adanya, jangan palsu ya, kami akan rahasiakan dengan baik semua data tersebut,” kata Richard.

Richard sendiri sebenarnya berniat menerbitkan informasi tentang Yakuza ini berupa buku. “Namun, sampai sekarang saya belum menemukan penerbit yang mau,” kata dia. Karenanya, sebelum muncul bukunya, ada baiknya kita ikuti dulu situs dia ini. “Anggap saja ini hadiah tahun baru 2013 bagi bangsa Indonesia,” kata Richard, tentang situs yang bisa diakses mulai 1 Januari 2013 ini.

Joko Muridan


No comments