TERBARU

Kades Maharayya Wakili Warganya Sampaikan Harapan ke Kapolsek Bontomatene



Kepulauan Selayar- Kepala Desa Maharayya Abd. Rahman, ST mewakili Warganya menyampaikan harapan dan keluhan, dalam kegiatan Jum'at Curhat yang digelar Polsek Bontomatene Kepulauan Selayar di Masjid Nurul Huda, Dusun Lembang Tusinna Desa Maharayya, hari ini (27/01)

Sebelum menyampaikan harapannya, Abd. Rahman terlebih dahulu mengapresiasi pelaksanaan Jum'at Curhat yang dilaksanakan oleh Polsek Bontomatene.

" Pertama-tama kami mengucapkan banyak terimah kasih atas kedatangan Bapak Kapolsek di tengah-tengah Masyarakat, untuk mendengar curhatan atau berdiskusi langsung" katanya memulai.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa salah satu yang dikeluhkan Warga Desa Maharayya tentang maraknya warga dari dalam dan luar Desa yang memungut Buah kelapa yang jatuh di kebun milik petani. 

" Kami berharap agar Tripides mengambil langkah-langkah untuk penangananya" harap Abd. Rahman.

Ia menambahkan, bahwa permasalahan lain adalah masalah lalulintas yaitu masih banyaknya penggunaan Knalpot Racing/bogar.

 Menurutnya harus ada tindakan tegas dari pihak Kepolisian karena sangat mengganggu pada saat pelaksanaan Sholat lima waktu. Selain itu, banyaknya kasus kecelakaan Lalu Lintas yang disebabkan oleh binatang ( Anjing ) liar.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Bontomatene Iptu Suhardiman, SH. M.Si menyampaikan terima kasih kepada Kepala Desa dan Warga yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk hadir dalam kegiatan tersebut.

Kapolsek menjelaskan, bahwa terkait apa yang disampaikan kepala Desa, jika ada Warga yang memungut kelapa di Kebun milik orang lain, baik warga di dalam desa ataupun dari luar, agar dapat segera menghubungi Bhabinkamtibmas untuk diselesaikan.

" Jadi pada dasarnya, mengambil buah kelapa yang bukan miliknya di kebun orang lain itu dapat dikategorikan pencurian, tapi kan tidak elok lagi nanti kalau diberitakan Polisi Tahan Warga yang curi kelapa jatuh satu butir, nanti kami dikatakan tidak humanis lagi" kata Kapolsek.

Ia berharap jika hal seperti itu terjadi, agar dapat diselesaikan secara kekeluargaan, diberikan peringatan dan atau paling tidak mengganti rugi.

" Jadi benar kata Pak Desa, Tripides harus tangani hal ini. Saya minta Pak Bhabinkamtibmas agar menelusuri masalah ini, panggil pelakunya dan cari solusi terbaik" kata Iptu Suhardiman.

Terkait dengan maraknya penggunaan knalpot bogar, ia berjanji akan melakukan upaya tegas jika menemukan pengendara masih menggunakan knalpot racing.

" Kalau kami temukan, kami tangkap dan kami akan simpan kendaraannya di Polsek" tegasnya.

Sementara untuk masalah banyaknya anjing liar yang telah banyak menyebabkan terjadinya laka lantas, Kapolsek mengatakan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan untuk penanganannya.(Humas Polres)

No comments