TERBARU

Baru tapi Terancam Punah

Ikan paus/ilustrasi. [Unsplash/Abigail Lynn]

Setelah bertahun-tahun penelitian, para peneliti dari National Oceanic and Atmospheric Administration akhirnya bisa mengidentifikasi spesies paus baru yang hanya terlihat di Teluk Meksiko. 

Dikenal sebagai paus Rice atau paus Teluk Meksiko, hewan ini dapat tumbuh hingga panjang 42 kaki dan berat hingga 60.000 pon atau seberat mobil pemadam kebakaran.

Dikutip dari Washington Post, para ilmuwan sebelumnya mengira ini adalah paus Bryde yang ditemukan di lautan di seluruh dunia. Tetapi hanya dalam beberapa tahun terakhir, mereka mengonfirmasi bahwa paus Teluk Meksiko berbeda secara struktural dan genetika.

Sayangnya, spesies baru paus ini terancam punah karena hanya tersisa sekitar 50 individu saja. Karenanya, lebih dari 100 ilmuwan kelautan telah menandatangani surat terbuka yang panjang kepada pemerintahan Biden, memohon berbagai perlindungan tambahan untuk apa yang mereka sebut "salah satu spesies mamalia laut paling terancam punah".

"Beberapa dari kita telah mencoba untuk meningkatkan profil paus ini selama bertahun-tahun," kata Peter Corkeron, seorang ilmuwan senior dan peneliti di Anderson Cabot Center for Ocean Life di New England Aquarium. Namun, terlalu banyak orang tidak menyadari adanya bahaya yang dihadapi dan perlindungan yang sangat dibutuhkan oleh jenis paus ini.

Para ilmuwan tersebut akhirnya meminta pemerintahan Biden untuk mempertimbangkan menghentikan pengeboran minyak dan gas lepas pantai tambahan di perairan AS selama lima tahun ke depan. Sebab, proyek-proyek itu berpotensi membahayakan kelanngsungan hidup paus Rice.

"Pengembangan minyak dan gas yang berkelanjutan di teluk merupakan ancaman nyata bagi kelangsungan hidup dan pemulihan paus," tulis kelompok itu dalam sebuah surat kepada Menteri Dalam Negeri Deborah Haaland dan Menteri Perdagangan Gina Raimondo.

Spesies yang sebagian besar dapat ditemukan di wilayah Teluk DeSoto Canyon ini rentan akan paparan kronis terhadap ledakan senapan angin seismik yang menyertai eksplorasi minyak dan gas. Paparan tumpahan minyak, termasuk peristiwa seperti bencana besar Deepwater Horizon pada 2010, juga mengancam penyakit parah atau kematian mamalia laut. Minyak dari tumpahan semacam itu dapat menyebabkan masalah paru-paru atau pernapasan dan melapisi balin yang digunakan paus Rice untuk makan.

Tabrakan dengan kapal juga menimbulkan ancaman serius lainnya. Pada malam hari, paus Teluk Meksiko beristirahat di hulu lautan, berpotensi meninggalkan mereka di jalur kapal. Pada 2009, seekor betina menyusui ditemukan tewas di Tampa Bay, kemungkinan terbunuh oleh trauma benda tumpul dari serangan kapal. Bentuk tengkorak yang berbeda menjadi bukti penting bahwa paus mewakili spesies baru dalam ilmu pengetahuan.

No comments